Rabu, 13 Mei 2015

materi ajar kelas VII




STANDAR KOMPETENSI
Mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis

KOMPETENSI DASAR
·         Menjelaskan cara mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis
·         Menjelaskan perilaku orang yang mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis
·         Menerapkan perilaku mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis dalam kehidupan sehari-hari


A.   Tata Cara Mencintai Al-Qur’an
1.       Membacanya dalam keadaan yang paling sempurna, yaitu suci, menghadap kiblat, duduk dengan sopan, dan penuh hormat
2.       Membacanya dengan tartil (perlahan-lahan) dan tidak tergesa-gesa
3.       Khusyuk ketika membacanya
4.       Membaguskan suara ketika membacanya, Rasulullah bersabda:

___________________________________________________________________________

Artinya: “Hiasilah Al-Qur’an dengan suara kalian.”
5.       Menyembunyikan bacaannya, jika khawatir timbul riya’ atau sum’ah
6.       Membacanya dengan merenungkan disertai rasa pengagungan, memahami makna dan rahasia yang dikandungnya
7.       Tidak menentang isi yang dikandungnya
8.       Berusaha meneladani sifat-sifat ahlul Qur’an
B.    Tata Cara Mencintai Al- Hadis
1.       Taat dan cinta kepada Rasulullah
2.       Menjadikan Rasulullah sebagai Imam atau tauladan
3.       Beradab kepada Rasulullah. Adapun caranya adalah:
a.       Mengimplementasikan segenap langkah Rasulullah dalam seluruh aktivitas kita
b.       Mengutamakan kecintaan kepadanya daripada yang lain
c.       Membela dan menolong orang yang membela dan menolongnya
d.       Memuliakan namanya ketika disebut
e.       Membenarkan setiap kabar yang disampaikannya
f.        Menghidupkan sunnahnya
g.      Merendahkan suara di sisi kuburannya
h.      Mencintai orang-orang shaleh dan membenci orang-orang fasik
C.   Perilaku Orang yang Mencintai Al-Qur’an
1.       Selalu bersemangat dalam membaca, mendengar, memperhatikan Al-Qur’an
2.       Selalu terdorong untuk memahami dan menggali isi Al-Qur’an
3.       Meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan
4.       Menempatkan Al-Qur’an sebagai satu-satunya rujukan sumber hukum tertinggi dalam menetapkan hukum setiap persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari




 




LATIHAN

N
A
M
I
B
I
A
I
T
U
K
O
T
A
K
A
I
S
A
R
A
L
A
W
I
D
R
I
A
N
H
I
E
D
A
Y
A
N
G
E
I
A
I
U
U
A
A
M
I
D
I
N
G
A
A
C
A
K
U
M
L
B
L
N
L
S
L
A
H
A
H
T
K
D
U
H
I
E
A
A
A
A
U
E
A
I
U
L
A
M
U
A
I
U
A
T
A
M
N
J
K
M
M
U
T
A
W
A
T
I
R
S
L
D
A
M
R
A
G
A
E
A
E
A
A
N
A
A
K
U
T
N
U
I
S
S
I
M
O
K
S
I
R
M
H
E
Q
N
U
A
S
M
A
N
S
A
S
G
N
A
I
A
L
I
L
R
A
S
A
D
E
N
K
I
T
A
N
O
G
N
G
L
U
S
I
A
M
T
E
K
W
G
U
D
I
N
I
L
K
L
G
A
K
R
E
S
I
K
O
S
M
I
Q
G
A
S
U
H
O
A
N
H
I
G
G
S
E
N
G
A
U
U
O
N
R
A
W
I
S
H
I
K
P
A
N
Y
A
I
N
U
D
N
A
A
U
Y
A
H
A
K
T
O
I
T
N
A
K
H
A
S
I
D
A
Y
M
A
R
A
H
I
U
T
P
R
Y
K
U

I
L
U
A
Q
R
A
M
A
S
A
H
L
A
I
A
A
U
L
M
P
A
C
N
U
N
H
M
Y
L
L
A
A
G
P
M
N
R
M
A
O
G
L
G
D
E
U
K
A
E
A
K
L
R
A
U
I
A
I
I
T
N
U
A
R
T
S
H
M
K
M
G
R
E
R
A
H
B
T
D
O
I
Y
N
A
S
O
J
B
U
A
N
E
D
E
N
S
O
R
N
S
A
S
E
T
K
I
A
U
I
N
O
T
E
T
A
P
I
I
N
I
D
I
A
T
E
R
L
A
L
U
B

·           Hadis yang diriwayatkan oleh satu atau dua orang saja
IQULA

·           Hadis yang sanadnya bersambung, adil dan dhabit
AMHIM

·           Hadis yang diriwayatkan oleh banyak orang
DISUQ

·           Orang yang meriwayatkan suatu hadis
TUTIRAWAM


·           Hadis yang sumbernya dari Allah
AHHIS


·           Hadis yang sumbernya dari perbuatan sahabat yang diketahui Nabi
WAIR

·           Hadis yang berupa ucapan Nabi
DAHA


·           Hadis yang berupa keinginan Nabi yang belum sempat dilakukan karena Beliau lebih dulu wafat
AQTIRIR






NAMA SISWA: ...................................................................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar